BAGI-BAGI MASKER GRATIS BATALKAH?
Bang Anies yang budiman, baik hati, tidak sombong, sholeh, dan gubernur rasa presiden.. sungguhlah kami seperti mendapat efek kejut ketika mendengar kabar gembira bila Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi, yang salah satunya 50 ribu masker.
Lalu kami pun makin bergetarrrr karena terharu mendengar kabar berikutnya bahwa masker akan dibagikan secara gratis lewat RT/RW. Jadi tidak harus beli dengan harga yang sangat mahal seperti yang Pemprov DKI Jakarta jual sebelumnya. Lalu kami pun menunggu-nunggu sekali pengumuman yang disampaikan lewat TOA yang ada di wilayah kami.
Setelah beberapa hari ditunggu, ternyata kabar terkini yang kami peroleh bahwa abang meminta kami warga masyarakat agar menggunakan masker kain, yang itu artinya kami harus membeli atau membuat sendiri.
Kami pun kembali bergetarrrr karena kecewa bang. Lalu kami hanya bisa berfikir bila yang 50 ribu itu mungkin disalurkan ke rumah sakit, walau entah rumah sakit yang mana. Sedangkan yang gratis itu hanya wacana agar.. tuut.. tuut.. tuut.. tuut.. tuut..
Bang.. bang.. baaaang..
.
.
.
Wahyu Sutono
Lalu kami pun makin bergetarrrr karena terharu mendengar kabar berikutnya bahwa masker akan dibagikan secara gratis lewat RT/RW. Jadi tidak harus beli dengan harga yang sangat mahal seperti yang Pemprov DKI Jakarta jual sebelumnya. Lalu kami pun menunggu-nunggu sekali pengumuman yang disampaikan lewat TOA yang ada di wilayah kami.
Setelah beberapa hari ditunggu, ternyata kabar terkini yang kami peroleh bahwa abang meminta kami warga masyarakat agar menggunakan masker kain, yang itu artinya kami harus membeli atau membuat sendiri.
Kami pun kembali bergetarrrr karena kecewa bang. Lalu kami hanya bisa berfikir bila yang 50 ribu itu mungkin disalurkan ke rumah sakit, walau entah rumah sakit yang mana. Sedangkan yang gratis itu hanya wacana agar.. tuut.. tuut.. tuut.. tuut.. tuut..
Bang.. bang.. baaaang..
.
.
.
Wahyu Sutono
0 Response to "BAGI-BAGI MASKER GRATIS BATALKAH?"
Post a Comment